Setengah Juta Facebooker Dukung Bibit-Chandra KPK

Dua Pimpinan KPK Ditahan
Setengah Juta Facebooker Dukung Bibit-Chandra
Pagi ini, dukungan di “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra-Bibit” capai 511 ribu.
Selasa, 3 November 2009, 08:33 WIB
Arfi Bambani Amri
Grup Facebook dukung pimpinan KPK non aktif Chandra Hamzah-Bibit Samad Riyanto (Antara/ Prasetyo Utomo)
BERITA KORUPSI TERKAIT

* Efektivitas Tim Independen Diragukan
* Kuasa Hukum KPK: Di MK Akan Terkuak Semuanya
* Gus Dur: TPF Hanya Pengalihan Publik
* Penilaian Ba’asyir Terhadap Cicak & Buaya
* Rekaman Percakapan Diperdengarkan Hari Ini

web tools
smaller normal bigger

VIVAnews – Dukungan terus mengalir ke dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, termasuk di dunia maya. Di laman jejaring sosial, Facebook, dukungan yang mengalir ke grup “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto” sampai pagi ini, Selasa 3 November 2009 pukul 08.30, menembus angka 511.942.

Jumlah ini sudah lebih dari setengah dari target jumlah dukungan, yakni 1.000.000. Dahsyatnya untuk mendapatkan jumlah dukungan ini hanya perlu waktu lima hari. Angka ini fenomenal karena menurut situs yang mengkhususkan diri pada statistik anggota Facebook, CheckFacebook.com, pengguna Facebook di Indonesia tak kurang dari 10 juta orang.

Polri pada Kamis 29 Oktober memutuskan untuk menahan Bibit dan Chandra. Menurutt Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Inspektur Jenderal Dikdik Maulana mengatakan polisi punya alasan untuk menahan Bibit dan Chandra.

Untuk alasan obyektif yakni, “ancaman pasal yang disangkakan di atas lima tahun.” kata Dikdik di Mabes Polri, Jalan Trunoyono, Jakarta, Kamis 29 Oktober 2009.

Ada juga alasan subjektif. “Dia melakukan konferensi pers yang menggiring opini publik. Itu menyulitkan kami,” tambah dia.

Bibit dan Chandra ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan. Keduanya dijerat Pasal 12e UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Mereka diduga telah menyalahgunakan kewenangannya saat mencekal bos PT Masaro Radiocom Anggoro Widjojo dan mencabut cekal bos PT Era Giat Prima Joko Soegiarto Tjandra.
• sumber VIVAnews

About ariefwidjaya

Alumni S2 Kesehatan Masyarakat Uhamka
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s