MENYAMBUT LEBARAN

Tiap keluarga dalam menyambut hari raya idul fitri berbeda, begitu juga dalam mempersiapkan hari kemenangan, setelah satu bulan berpuasa. Tentunya, hari H ini selalu ditunggu-tunggu dengan perasaan penuh haru dan kemenengan. Karena, telah menjalankan kewajiban sebagai umat muslim.

Segala persiapan pun sudah mulai dilaksanakan, seperti mempersiapkan kue untuk menyambut keluarga atau tamu yang bertandang ke rumah. Mempersiapkan segala sesuatu sudah menjadi bagian dalam menyambut lebaran.

Seperti yang dituturkan, Eni, SPG di Batamcenter, setiap lebaran, ia selalu membuat kue lebaran sendiri. “Membuat kue sendiri, sangat menyenangkan dan kita bisa lebih berkreasi dalam menyajikan kue,” paparnya.

Apalagi sudah banyak buku resep cara membuat kue ada di pasaran. Sehingga, ajang ini juga merupakan kesempatan untuk membuat kue-kue baru.

“Saya memang senang membuat kue untuk keluarga, tetapi momen saat lebaran, terasa berbeda dan saya jadi semangat untuk membuat kue,” paparnya. Masih kata wanita berkulit putih itu, membuat kue sendiri, bisa menambah keakraban dengan anak perempuan. Karena, saya bisa meminta dia untuk membantu.

Tentunya, suasana jadi semakin akrab dan menyenangkan. Apalagi pada saat membuat kue bersama, bisa ada pembicaraan-pembicaraan yang bisa menambah kedekatan dengan anak.

Lain halnya dengan Nelly, Pegawai Swasta, ia lebih senang membeli kue yang sudah jadi. Dibanding membuatnya sendiri. “Saya lebih suka membeli kue daripada membuat. Karena, lebih praktis dan harganya sama saat membeli dan membuat kue,” ujarnya.

Meskipun tidak membuat kue. Ia tetap melakukan diskusi bersama anaknya, kue apa yang mau disediakan di rumah. Ini memang sudah menjadi rutinitas dalam keluarganya. Sehingga, moment lebaran pun terasa lebih menyenangkan. Ditambah, ada beberapa kue kering dan puding yang dibuat sendiri.

“Kami hanya membeli sebagian kue, sedangkan beberapa kue, seperti kue bulan salju dan puding selalu kami buat sendiri,” ujarnya. Lanjutnya, karena kue ini sangat digemarin keluarganya. Sehingga, untuk yang satu ini khusus dibuat sendiri.

Tapi dari semua itu yang lebih pentinga adalah menyambut lebaran dengan keimanan yang baru dan memakai pakaian baju taqwa yang baru….

About ariefwidjaya

Alumni S2 Kesehatan Masyarakat Uhamka
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s