RINDU RAMADHAN

Marhaban ya Ramadhan… Ramadhan selalu mengingatkan saya akan masa kecil saya, ditanah tempat saya dilahirkan, dirumah yang ditengah hamparan bukit yang indah dengan halaman yang luas, Ramadhan selalu mengingatkan masa kecil saya, dibelakang rumah saya ada surau [sekarang sudah berdiri masjid megah] disanalah sejuta kenangan masa kecil saya dan Ramadhan, disana saya kecil bertadarus, disana saya kecil belajar mengerti mengapa harus puasa, disana yang setiap Ramdhan penuh dengan orang orang berduyun duyun berbaju bersih dan bersandal jepit menuju surau….🙂

SUBUH, semua bermukena, berbaju koko, berpeci, bersandal jepit menginjak tanah yang penuh embun, menenteng sajadah, menggelayutkan sajadah di pundak, tersenyum dan bersalaman di halapan surau sambil melepas sandal, dan semua datang dengan niat menyerahkan hidup dan mati hanya untuk ALLAH🙂

JELANG MAGRIB saya dan Buya akan kembali masjid untuk berbuka puasa dengan makanan yang dibawa oleh Ibu Ibu dikampung kami, berbuka bersama, bershalat magrib bersama dan bertadarus sambil menunggu ISYA dan TARAWIH, semua menghidupkan malam malam hanya untuk ALLAH🙂 saya akan pulang setelah tarawih untuk makan malam dan kembali lagi ke surau dengan dituntun Buya untuk bertadarus, bertafakur, bermuhasabah, bertahajud dan mendekatkan diri dengan pemilik napas saya🙂 dan kini setelah saya dewasa, saya ingin kembali ke masa kecil saya dengan Ramadhan yang ini🙂

SAHUR adalah saat saat terindah dalam hidup saya, saat semua berkumpul disatu meja makan, menikmati hidangan sederhana dan meniatkan untuk berpuasa esok hari “Makannya jangan banyak banyak ya Ade, agar tidak sakit perut” ini pesan Ayah saya yang selalu saya ingat ketika melihat saya kecil mengamuk mengisi perut dengan makanan sebanyak yang saya mampu tampung karena berpikir besok toh tidak makan sama sekali🙂

Inilah Ramadhan dengan sejuta kenangan masa kecil saya …

Bulan hening, bulan ibadah, bulan untuk puasa mata dari melihat yang diharamkan, puasa mulut dari berbicara yang menyakitkan apalagi gibah [silent is golden in Ramadhan], puasa pikiran dari menghayal yang jorok jorok eh salah menghayal yang sia sia maksud saya🙂 dan puasa hati, gantungkanlah hati hanya kepada ALLAH…

Jangan pernah menggantungkan hati pada makhluk lain dan jangan menuhankan sesuatu selain ALLAH, tentukan target puasa tahun ini untuk TERLAHIR KEMBALI menjadi manusia yang terampuni semua dosa dosa, manusia yang jauh lebih baik, manusia yang kuat dan manusia yang tergolong manusia manusia pilihan ALLAH, syarat pertama adalah Memaafkan dan Dimaafkan, sudahkah kita meminta maaf kepada orang orang yang pernah kita lukai, jika belum, do it now before late, agar ringan puasa kita.

Target saya puasa ini adalah TERAMPUNI semua dosa dosa saya, dan DICINTAI ALLAH lebih dari apapun hingga saya terlahir kembali bak bayi🙂 Selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat hening, menikmati hidangan ALLAH, jangan sia sia kan yah, mungkin ini adalah Ramadhan terakhir kita🙂

*saya mungkin akan mengurani kegiatan blogging saya, karena waktu saya akan saya gunakan untuk meraih cinta ALLAH dibulan ini, sekali lagi mohon maaf jika banyak kekhilafan saya selama merangkai kata disini*

ANDAI INI RAMADHAN YANG TERAKHIR

Andai saya tahu ini Ramadhan terakhir, tentu siangnya saya sibuk berzikir, tentu saya tak akan jemu melagukan syair rindu mendayu..merayu kepada ALLAH Tuhan yang satu.

Andai saya tahu ini Ramadhan terakhir saya, tentu sholat akan saya kerjakan di awal waktu, sungguh khusyuk lagi tawadhu, tubuh dan qalbu bersatu memperhamba diri menghadap Rabbul Jalil. Menangisi kecurangan janji “innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil ‘alamin” [sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku kuserahkan hanya kepada ALLAH Tuhan seru sekalian alam

Andai saya tahu ini Ramadhan terakhir, tidak akan saya sia siakan waktu walau sesaat yang berlalu setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja, di setiap kesempatan juga masa yang terluang. Alunan Al-Quran bakal akan saya dendangkan, akan saya syairkan,

Andai saya tahu ini Ramadhan terakhir, tentu malam akan saya sibukkan dengan bertarawih, berqiamullail, bertahajjud, mengadu, merintih, meminta belas kasih “sesungguhnya saya tidak layak untuk ke syurga-MU, tapi saya juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU ya ALLAH”

Andai saya tahu ini Ramadhan terakhir, tentu akan saya buru, saya cari suatu malam idaman yang lebih baik dari seribu bulan, tentu saya akan menyediakan batin dan zahir mempersiap diri, rohani dan jasmani menanti-nanti jemputan Izrail di kiri dan kanan lorong-lorong penuh ridho ALLAH Ar-Rahman

Duhai ILAHI, Andai ini Ramadhan terakhir untuk saya, jadikanlah ia Ramadhan paling berarti, paling berseri menerangi kegelapan hati kami, menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya ILAHI, yang akan mewarnai kehidupan saya di sana nanti

*taken from friend’s email this morning, with Rindu’s words touch :)*
dikutip dari http://rinduku.wordpress.com

About ariefwidjaya

Alumni S2 Kesehatan Masyarakat Uhamka
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to RINDU RAMADHAN

  1. dir88gun-W says:

    Assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang di seluruh penjuru dunia maya…

    Alhamdulillah, bulan Ramadhan telah tiba…
    setelah sempat stagnant sampai sebulan lebih,
    akhirnya ada yang menginspirasi saya untuk menulis ucapan…
    & mengirim komentar spam-nya kepada Saudara2, he he he…
    Tapi kali ini, insyaAllah… saya akan mencoba lebih sopan.

    Hmm, mau tahu isi komen saya kali ini? Heee… rahasia…
    Ya udah deh, nih saya kasih tau…
    Tapi, beneran… mau tahu? Apa? Beneran… yakiin?
    Ow… jangan ngambek donk, iya maaf-maaf…
    Nih, saya kasih link comment-nya…

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/08/
    ucapan-selamat-kemerdekaan-ramadhan.html

    http://www.4shared.com/file/127273395/aafaeca/
    Ucapan_Selamat_Kemerdekaan__Ramadhan.html

    Selamat men-download & membaca komentar saya, ya!
    Lho, kok jadi maksa sih? He he he…
    Anggep aja ini cuma reminder & invitation dari saudara jauh,
    jadi… nggak ditampilin juga nggak apa2, kok.

    Semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita sekeluarga…
    dari kejamnya adzab & dahsyatnya fitnah…
    yang Ia turunkan di dunia, di dalam kubur, & di akhirat.

    Alhamdulillah, Saudaraku tersayang dimanapun kalian berada.
    Jadikanlah Romadhon kali ini lebih istimewa bagi dirimu…
    dengan mengamalkan Qur’an & Sunnah.
    Selamat menunaikan ibadah puasa, secara Lahir Bathin…
    serta raihlah kemenangan sejati untukmu.

    Buat Saudaraku yang punya blog ini,
    mohon maaf lahir bathin & ma kasih, ya…

    Wassalamu alaikum wr. wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s